Sabtu, 28 Ogos 2010

UNTUK RENUNGAN BERSAMA DI BULAN PUASA INI

Dijadikan satu cerita, di dalam sebuah keretapi, duduklah seorang kiyai di dalam perjalanannya menuju ke kampong kediamannya. Melihat akan keterampilan kiyai tersebut, seorang lelaki berbangsa yahudi ingin memperli dan menduga sejauh mana kealiman kiyai tersebut... lalu dengan berlagak angkuh dia lalu bertanya..

Pemuda : Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kiyai :Saya hamba Allah dan dengan izinNya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda :Anda yakin? sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kiyai: Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya.

Pemuda: Saya ada 3 pertanyaan:-

1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba dengan spontan kiyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras. Pemuda (sambil menahan sakit)
bertanya keheranan.

Pemuda: Kenapa anda marah kepada saya?

Kiyai :Saya tidak marah...Tamparan itu malah adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda :Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.

Kiyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda :Tentu saja saya merasakan sakit.

Kiyai :Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?

Pemud : Ya!

Kiyai :Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda :Saya tidak boleh.

Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya. Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

Pemuda : Tidak.

Kiyai :Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?

Pemuda :Tidak.

Kiyai :Itulah yang dinamakan takdir. Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda :Kulit.

Kiyai :Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda : Kulit.

Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Sakit.

Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.

Pemuda tadi tersipu2 malu dengan pertanyaannya yang memalukan dirinya sendiri.. lalu dia pun beredar meninggalkan kiyai tersebut. Kiyai itu hanya tersenyum kerana dengan ilham yang diberikan oleh Allah kepadanya maka dia dapat memberi sedikit pelajaran pada pemuda tersebut tanpa menunukkan sedikit ria' atau pun takkabur.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan